Jumat, 20 Juli 2012
Minggu, 24 Juni 2012
Catatan sang Istri
Kalau anak-anak mama tau perasaan mama, berat rasanya membangunkan asiknya tidur mu di pagi hari untuk menunaikan subuh. Tapi mama kalahkan perasaan mama, karena mama ingin anak-anak mama jadi ahli ibadah. Amanah yang harus mama dan ayah pertanggung jawabkan, agar bisa berkumpul bersama di surga-Nya nanti.
Kalau anak-anak mama tau parasaan mama, saat masih berselimut berat mengusap tubuhmu yang masih mulus dari dosa utuk segara mandi karena hari masih terlalu pagi. Tapi di luar sana anak lain sudah berjuang menata masa depannya, mama berharap anak-anak mama tidak terlambat ke sekolah nak.
Kalau anak-anak mama tau perasaan mama, berat rasanya melepasmu berangkat ke sekolah, bertemu dengan ribuan orang yang belum tentu peduli dengan keselamatanmu. Lagi-lagi mama harus melawan perasaan mama karena mama berharap anak-anak mama jadi anak yang berhasil masa depannya. Selalu berdoa pada اَللّهُ dan para malaikatnya menjaga dirimu dari segala perbuatan yang di larangnya. Surat al fatihah selalu mengiringi langkah demi langkahmu sayang, agar selalu dlm kemudahan dan ridho-Nya.
Selamat belajar sayang, mama dan ayah sayang semua.
Doa, pengorbanan bahkan tetesan air mata di setiap sujud kami hanya untukmu nak, baik-baik jaga diri, jangan tinggalkan sholat, rajin belajar, berbuat baik pada sesama, punya empati yang tinggi pada mama dan ayah.
Doa Mama dan Ayah sll buat Kaka dan Ade.
Minggu, 10 Juni 2012
PDA - Pile Driving Analizer
Pelaksanaan Loading test di Proyek Jalan Tol
Bali ini, dilakukan dengan methode PDA (pile driving analyzer) test.
Pelaksanaan test PDA ini cukup singkat, hanya membutuhkan waktu ± 30 menit saja untuk 1 titik tiang pancang. Dimulai dari awal saat pengeboran, pemasangan strain transducer, accelerometer, sampai terhubung pada komputer PDA, hingga pemancangan untuk mendapatkan data tiang.
Sebelum pelaksanaan PDA, sebaiknya minta pada
pihak aplikator PDA untuk :
1. Melakukan presentasi,
dan
2. Menyerahkan bukti
kalibrasi alat.
Hal ini dilakukan untuk menjamin kemampuan
penguasaan personil pihak aplikator dan kebenaran data yang dihasilkan oleh
alat PDA tersebut.
Dan sebelum
pelaksanaan PDA test di lakukan, diperlukan beberapa informasi sebagi data
masukan dalam komputer PDA ;
1. Nama Proyek dan Lokasi titik PDA,
2. Tanggal pemancangan,
3. Panjang tiang dan diameter tiang,
4. Panjang tiang tertanam,
5. Jenis tanah hasil borlog,
6. Daya dukung tiang ultimate.
Pelaksanaannya cukup mudah dan cepat.
The strain transducer and accelerometer,
ditempelkan (dengan cara di bor terlebih dahulu) pada minimal 2x diamater tiang
uji dari kepala tiang, dan 2 x diameter dari dasar tanah. Hal ini untuk
mengamankan alat transducer dan accelerometer saja.
Jika kepala tiang pecah saat dilakukan PDA, maka posisi letak alat pembaca data tadi tetap aman. Demikian juga jika saat pemancangan terjadi penurunan tiang, maka posisi alat baca terhadap dasar tanah juga tetap aman. Karena menurut pihak aplikator PDA, harga alat transducer dan accelerometer ini sangat mahal.
Regangan dalam tiang dan penurunan relative
antara tiang dengan element tanah disekitar tiang akan menghasilkan gelombang
akibat reaksi dari element tanah sekitar tiang. Dari pengolahan data-data
tersebut diatas dengan menggunakan Case Method, dapat ditentukan
bermacam-macam besaran yang terjadi pada tiang antara lain daya dukung ultimit,
integritas tiang, gaya maksimum yang terjadi pada tiang energi yang di transfer
dan sebagainya.
Untuk selanjutnya hasil PDA akan dianalisa dengan menggunakan CAPWAP. Dalam analisis ini, engineer membuat pemodelan dari tanah dan tiang dalam bentuk kurva dan harus matching dengan kurva yang dihasilkan oleh PDA. Jika kurva matching, engineer akan dengan mudah menganalisa karakteristik tiang, tanah dan interaksinya. CAPWAP juga dapat memperkirakan distribusi dari daya dukung friksi dan ujung/ end bearing.
Salam,
HJK
Minggu, 27 Mei 2012
Malaikat bumi
Suatu hari ada seorang bayi yang akan
dilahirkan ke dunia.
Sang bayi bertanya kepada Tuhan “Para Malaikat mengatakan
bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tapi bagaimana cara saya hidup di sana , saya begitu kecil
dan lemah?”
Tuhan menjawab “Saya telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan
menjaga dan mengasihimu.”
Sang bayi berkata “Tapi disini..,di surga…..yang saya
lakukan hanya bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk
berbahagia.”
Tuhan menjawab lagi “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum
untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi
lebih bahagia.”
Sang bayi bertanya lagi, “Dan bagaimana saya bisa mengerti saat
orang-orang berbicara kepadaku, saya tidak mengerti bahasa mereka?”
Tuhan
menjawab “Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah
yang pernah kamu dengar; dan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkan
bagaimana kamu berbicara.”
“Saya mendengar di bumi banyak orang jahat, siapa
yang akan melindungi saya?”
“Malaikatmu akan melindungimu,walaupun hal itu
mengancam jiwanya.”
“Pasti saya akan merasa sedih karena tidak melihatMu lagi.”
“Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan
kepadamu bagaimana kau bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya aku selalu
berada disisimu.”
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi
dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan kepada Tuhan,
“Tuhan……jika
saya harus berangkat sekarang, bisakah Engkau memberitahu aku nama malaikat
tersebut?”
Jawab Tuhan, “Kamu akan memanggil malaikatmu…..IBU…”
Rabu, 23 Mei 2012
Kondisi spesial teluk Benoa
Proyek Pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan antara Nusa dua - Ngurah Rai - Benoa adalah
jalan tol pertama yang dibangun di Pulau Bali.
Untuk lebih leluasa dalam penggunaan ponton dan tug boat di teluk ini, harus yang mempunyai kedalaman draft maksimal 1.50 m pada saat pasang. Jika kedalaman draft melebihi batas tersebut, pergerakan tug boat menjadi sangat terbatas, karena kondisi surut lebih lama dibandingkan saat pasang.
Pada saat kondisi surut, lokasi teluk ini menjadi dataran yang dapat dijalani oleh orang-orang pencari kerang. Dan keadaan ini terjadi setiap 7 jam sekali.
Konstruksi bangunan ini 90 %
berada di atas teluk Nusa dua - Ngurah Rai - Benoa. Penyanggah pondasi bangunan
diatasnya, menggunakan Tiang Pancang spun pile diameter 600 mm.
| Kondisi pasang |
Kondisi
pekerjaan di teluk ini sangat spesial, karena berkaitan erat dengan pasang
surut air laut. Sehingga penentuan metode pemancangan harus sudah betul betul
disiapkan dengan tepat sebelum mulai memobilisasi peralatan menuju titik
pancang.
Data
yang harus dimiliki sebelum pemancangan di teluk/ laut adalah, data ukur dasar
laut/ bathimetri serta data pasang dan surut air laut. Data tersebut diperlukan
untuk mengetahui kedalam air pada saat pasang maupun pada saat surut, sehingga
dapat menentukan arah/ alur untuk memobilisasi alat pancang di atas ponton.
Untuk lebih leluasa dalam penggunaan ponton dan tug boat di teluk ini, harus yang mempunyai kedalaman draft maksimal 1.50 m pada saat pasang. Jika kedalaman draft melebihi batas tersebut, pergerakan tug boat menjadi sangat terbatas, karena kondisi surut lebih lama dibandingkan saat pasang.
Pada saat kondisi surut, lokasi teluk ini menjadi dataran yang dapat dijalani oleh orang-orang pencari kerang. Dan keadaan ini terjadi setiap 7 jam sekali.
Pemilihan
model ponton pun disesuaikan kondisi lapangan. Untuk lokasi yang tetap berair
ketika sedang surut, digunakan ponton maksimal 150 feet. Sedangkan untuk lokasi
yang berupa daratan ketika sedang surut, mempergunakan ponton segmental. Dengan
harapan, ponton segmental tersebut dapat dipindahkan secara manual terpisah,
jika kondisi air laut sedang surut.
Kelemahan
dari ponton segmental ini, justru tidak
dapat melakukan pemancangan pada saat air sedang tinggi. Karena posisi antar
segment tidak dibuat kaku, sehingga kurang stabil jika melakukan pemancangan di
atasnya. Tidak dibuat kaku sambungan antar segment tersebut, agar memudahkan
saat melepas dan memindahkan ponton segmental secara manual.
Penggunaan
tugboat untuk menarik ponton material dan ponton alat pancang hanya pada saat
keadaan pasang saja. Sehingga, jam kerja tug boat dapat diartikan, hanya pada
saat pasang saja. Sedangkan alat pancang segmental diatas ponton hanya bekerja
pada saat surut saja.
Jam
kerja pun disesuaikan dengan data pasang surut yang ada.
Untuk
operator tug boat, bekerjanya khusus pada saat pasang saja. Sedangkan untuk
operator pancang ponton segmental, bekerjanya khusus pada saat surut saja.
Pemancangan
pada kondisi yang spesial ini tentunya menjadi evaluasi harian tim proyek,
untuk selalu mencari improvement agar mencapai produksi/ target pemancangan
minimal per alat 6 titik/ alat/ hari.
Bravo, untuk
Tim Proyek.
Selamat bekerja dan berjuang.
Semoga
menghasilkan keuntungan buat perusahaan, baik itu secara financial maupun
penampilan.
Salam,
HJK
Minggu, 20 Mei 2012
Kemudahan selalu ada
Subhanallah, ada saja hikmah yang dapat saya ambil, dari hanya sekedar mendengar pembicaraan 2 orang tua di samping tempat duduk saya, yang sama-sama menunggu di lounge Bandara saat akan berangkat ke Denpasar.Terlihat dari penampilan mereka, tampaknya sangat sederhana dan tak ada beban dalam hidupnya. Rambutnya sudah mulai dipenuhi uban, namun pembawaannya tetap ceria. Terdengar, Salah satu dari mereka, bercerita tentang perjalanan hidup yg sudah dilaluinya selama ini. Lalu dia pun bercerita ;
" Nggak pernah terlintas dalam dirinya, bahwa diusianya yang sudah tua ini, ternyata hidupnya lebih merasakan ketenangan dalam limpahan kemudahan dan rezeki yang diterimanya. Kemudahan itu selalu ada ketika dibutuhkan.
Kesulitan yang dihadapi dalam menempuh sebuah perjalanan kehidupan, selalu dapat dilalui seolah jalan kemudahan selalu terbuka untuknya.
Dia selalu menerapkan pelajaran yang didapatkan dari orang tuanya dulu. Membantu kesulitan orang lain, dan membukakan kemudahan bagi orang lain.
Ketika dirinya dalam kesulitan finansial, tidak ada orang yang datang minta bantuan. Meskipun demikian, sodakoh, amal jariah selalu tetap disalurkan. Namun, ketika dirinya dalam kelebihan finansial, ada saja yang datang dan menghubunginya untuk meminta bantuan dari dirinya.
Allah memberikan kelebihan, agar kita dapat berbagi. Allah sudah mengatur rezeki kita masing-masing. Manakala sedang kesulitan finansial, tidak ada yang membutuhkan bantuan. Manakala sedang berkecukupan, ada saja yang tiba-tiba datang, telpon atau sms minta bantuan.
Disinilah Allah ingin menguji dan selalu mengasah kepekaan kita, untuk tetap istiqomah menjaga kebersihan hati yang ikhlas.
Dan sesungguhnya di dalam harta kita ada milik orang lain. Sehingga secara tidak langsung, Allah memberikan kelebihan pada kita dan sekaligus membersihkan harta tersebut, melalui jalan orang lain yang membutuhkan. Sehingga, harta kita tetap terjaga dari hal yang kotor serta menjaga hati agar tetap ikhlas."
Namun, belum habis orang tersebut bercerita, terdengar pengumuman pesawat menuju Denpasar akan segera diberangkatkan. Dan semua berkemas menuju pintu keberangkatan.
Alhamdulillah, hanya duduk setengah jam disebelah orang tersebut, rupanya ini jalan Allah untuk mengingatkan saya. Berbuat baik hari ini, bisa saja berdampak langsung terhadap diri kita. Namun, jika tidak langsung pada diri kita, yakinlah bahwa itu akan berbuah baik kepada keluarga kita (ke 2 orang tua, istri maupun anak2 kita).
Sering kita mendengar dalam ceramah pengajian, Nabi Saw. bersabda, "Didalam tubuh itu ada mudghah, ada satu daging; yang apabila ia baik, maka baiklah seluruh tubuh dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, mudghah adalah qalb."
Didalam Islam, hati berarti qalb, dimana qalb ini mempunyai dua makna: qalb dalam bentuk fisik dan qalb dalam bentuk ruh. dalam arti fisik, qalb dapat kita artikan sebagai "jantung/ hati".
Disebutkan pula dalam hadis lain, bahwa hati itu ada tiga macam :
• Pertama, hati yang terbalik. yaitu hati yang tidak bisa menampung kebaikan sedikitpun dan itu adalah orang-orang kafir".
• Kedua, hati yang didalamnya ada titik hitam, yang didalamnya bertarung antara kebaikan dan kejahatan. Kalau salah satu kuat, maka yang kuat itulah yang menang.
• Ketiga, hati yang terbuka yang didalamnya ada lampu yang bersinar-sinar sampai hari kiamat. Itu hati orang mukmin.
Salam,
HJK
Kamis, 29 Maret 2012
Cantik Lahir Bathin
Parasnya sangat cantik, senyumnya pun sangat mempesona.Busana yang dikenakan nya sangat muslimah.
Ia seorang wanita yang bukan hanya sekedar cantik secara fisik, tapi juga cantik bathinnya. Jilbab yang menutupi aurat, semakin menambahkan pesona pada dirinya. Terpancar aura positif pada dirinya.
Istiqomah dalam menjalankan ibadah.
Sholat malam tidak pernah ia tinggalkan.
Membaca Al Qu'an pun tak pernah ia abaikan.
Sambil menunggu datangnya sholat subuh, selalu diisinya dengan membaca Al Qur'an. Demikian juga saat selepas magrib menunggu datangnya sholat Isya.
Tutur katanya yang lemah lembut, dapat menenangkan hati yang kalut.
Perasaannya pun sangat lembut dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.
Ringan tangan dan mudah menolong.
Hatinya mudah tersentuh/ iba ketika dihadapkan pada kesulitan orang lain.
Senantiasa berfikiran positif dan mempunyai pendirian yang kuat.
Giat mengaji, belajar dan tafakur untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Santun terhadap orang tua, patuh terhadap suami, dan menjadi pendidik anak yang baik.
Mudah meminta ma'af dan semua dijadikan sebagai ladang ibadah dalam menjalaninya.
Mudah meminta ma'af dan semua dijadikan sebagai ladang ibadah dalam menjalaninya.
Lisannya tak pernah lepas dari do'a dan memohon ridho Allah, agar menjadi keluarganya sakinah mawadah warohmah.
Tentunya sangat beruntung suami yang mendampinginya.
Dan alhamdulillah, Akulah suami yang beruntung itu.
Terima-Kasih Istriku
Salam,
HJK
Kenapa hari ini tidak kau bagi minum untukku?
Meneladani akhlak Rasulullah SAW
Pernah suatu hari Rasulullah SAW pulang dari perjalanan jihad fisabilillah. Beliau pulang diiringi para sahabat. Di depan pintu gerbang kota Madinah nampak Aisyah r.a sudah menunggu dengan penuh kangen. Rasa rindu kepada Rasulullah SAW sudah sangat terasa. Akhirnya Rasulullah SAW tiba juga ditengah kota Madinah. Aisyah r.a dengan sukacita menyambut kedatangan suami tercinta. Tiba Rasulullah SAW dirumah dan beristirahat melepas lelah. Aisyah dibelakang rumah sibuk membuat minuman untuk Sang suami. Lalu minuman itupun disuguhkan kepada Rasulullah SAW. Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut tiba tiba Aisyah berkata “ Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu? ”.
Rasulullah SAW diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu? ”Akhirnya Rasulullah SAW memberikan sebagian air yang tersisa di gelas itu Aisyah r.a meminum air itu dan ia langsung kaget terus memuntahkan air itu.Ternyata air itu terasa asin bukan manis. Aisyah baru tersadar bahwa minuman yang ia buat dicampur dengan garam bukan gula. Kemudian Aisyah r.a langsung meminta maaf kepada Rasulullah.
Itulah sebagian dari banyaknya kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Dia memaklumi kesalahan yang dilakukan oleh istrinya, tidak memarahinya atau menasihatinya dengan kasar. Rasulullah SAW memberi kita teladan bahwasanya akhlak yang mulia bisa kita mulai dari lingkungan terdekat dengan kita. Sebuah hadits menyebutkan, “ Lelaki yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya kepada istrinya”. Semoga kita diberi taufik untuk bisa meneladani akhlak Rasulullah SAW
Itulah sebagian dari banyaknya kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Dia memaklumi kesalahan yang dilakukan oleh istrinya, tidak memarahinya atau menasihatinya dengan kasar. Rasulullah SAW memberi kita teladan bahwasanya akhlak yang mulia bisa kita mulai dari lingkungan terdekat dengan kita. Sebuah hadits menyebutkan, “ Lelaki yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya kepada istrinya”. Semoga kita diberi taufik untuk bisa meneladani akhlak Rasulullah SAW
Salam,
HJK
Langganan:
Postingan (Atom)




